Reses DPRD Kalteng Ungkap Beragam Kebutuhan Warga Dapil I
yd
Hai Kalteng - Palangka Raya - Pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat masih menjadi pekerjaan yang mendapat banyak perhatian dalam agenda reses DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Di Daerah Pemilihan (Dapil) I, kebutuhan tersebut tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga pendidikan, kesehatan hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Hj. Siti Nafsiah, menyampaikan hal tersebut setelah menyerap aspirasi masyarakat di Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Gunung Mas beberapa waktu lalu.
(Baca Juga : Sungai Sekonyer Berubah Warna, DPRD Minta Aktivitas di TNTP Ditelusuri)
Dari pertemuan dengan masyarakat, kebutuhan terhadap jalan lingkungan, drainase dan penerangan jalan umum menjadi sejumlah persoalan yang banyak mendapat perhatian. Warga berharap kondisi infrastruktur di sekitar permukiman dapat dibenahi sehingga tidak menghambat kegiatan sehari-hari.
Untuk jalan lingkungan, masyarakat menyampaikan perlunya peningkatan pada sejumlah ruas yang kondisinya belum memadai. Sementara pada sektor drainase, persoalan utama berkaitan dengan saluran air yang belum mampu bekerja secara optimal dan masih menimbulkan genangan ketika hujan.
Penerangan jalan umum juga menjadi salah satu fasilitas yang diharapkan mendapat perhatian. Keberadaan lampu penerangan dinilai dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan ketika warga menggunakan jalan pada malam hari.
Siti mengatakan, banyaknya usulan mengenai fasilitas dasar tersebut menjadi catatan penting dari pelaksanaan reses. Sebab, kebutuhan tersebut berada dekat dengan kehidupan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
“Sebagian besar masyarakat masih berharap adanya peningkatan infrastruktur lingkungan karena berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari mereka,” ujarnya, Rabu (17/6).
Meski infrastruktur cukup dominan, aspirasi warga tidak berhenti pada pembangunan fisik. Sejumlah masyarakat turut mengharapkan adanya perhatian terhadap usaha kecil, bantuan sosial, peningkatan pelayanan kesehatan, program beasiswa serta dukungan terhadap sarana dan prasarana keagamaan.
Berbagai usulan itu akan dihimpun sebagai bahan DPRD dalam pembahasan dan pengawalan program pembangunan daerah. Penentuan tindak lanjut nantinya mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta ketersediaan anggaran.
Siti menegaskan, aspirasi yang diperoleh melalui reses tidak sekadar menjadi catatan, tetapi akan diperjuangkan agar dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai tingkat kebutuhan.
“Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami kawal dan perjuangkan. Yang terpenting, kebutuhan masyarakat yang paling mendesak bisa mendapatkan perhatian dan solusi secara bertahap,” katanya.
- Tinggalkan Komentar
Hai Kalteng